Monthly Archives April 2020

Sudah Tahu Cara Mengamankan Akun Gmail? Yuk Cek di Sini

Cara Mengamankan Akun Gmail

Gmail merupakan akun email yang saat ini banyak digunakan, khususnya untuk kepentingan pekerjaan. Sebagai salah satu media yang banyak digunakan untuk mengirim pesan dalam bentuk dokumen, Gmail menyimpan banyak informasi mengenai pemilik akun. Sayangnya tingkat keamanan pada akun ini seringkali diabaikan pengguna. Agar tidak sampai diretas, berikut ini cara mengamankan akun Gmail yang bisa kamu terapkan.

Tips Mudah untuk Mengamankan Akun Gmail

1. Menggunakan Passwod yang Tidak Umum

Seringkali pengguna memilih kata sandi yang lebih umum agar lebih mudah diingat. Padahal banyak kasus pembobolan akun disebabkan karena penggunaan kata sandi yang terlalu umum, sehingga orang lain lebih mudah untuk dikira kira. Jika hal ini sudah terjadi, maka orang lain bisa masuk akun Gmail kamu dengan mudah. Maka dari itu, cobalah untuk memasukkan kata sandi yang lebih umum dan jarang digunakan agar akun Gmailmu lebih aman.

Kamu bisa menggunakan kombinasi dari huruf dan angka. Tentunya hacker akan sulit menebak kata sandi yang kamu gunakan tersebut. Selain itu, lakukan juga dengan menggunakan huruf kapital agar kata sandi tersebut semakin aman. Jika kamu takut lupa dengan kata sandi yang kamu gunakan, kamu bisa menyimpannya di note HP atau laptop. Namun usahakan juga bahwa tempat kamu menyimpan kata sandi tersebut aman.

2. Rutin Memeriksa Riwayat Akun

Cara mengamankan akun Gmail selanjutnya yaitu dengan rutin memeriksa riwayat akun. Hal ini tentunya sangat penting untuk dilakukan oleh pengguna akun Gmail. Pasalnya, orang yang meretas akunmu bisa dengan mudah mengakses Gmail tanpa sepengetahuanmu. Kamu bisa memeriksa riwayat akun dengan masuk ke akun gmail terlebih dahulu, kemudian gulir pada bagian bawah. Di situ, kamu akan menemukan teks “Last Account Activity”

Selanjutnya kamu dapat mengetahui aktivitas terakhir ketika membuka akun Gmail. Kemudian klik “Detail” untuk memunculkan jendela yang berisi alamat protokol internet yang mengakses akun. Lakukan hal ini secara rutin yaitu setiap minggu sekali untuk mengetahui apakah aktivitas yang ada sesuai dengna yang kamu lakukan. Kamu juga dapat mengaktifkan peringatan untuk menerapkan cara mengamankan akun Gmail.

3. Menggunakan Fitur Verifikasi Dua Langkah

Karena penggunaan akun Gmail oleh pihak yang tidak bertanggung jawab, bisa menyebabkan data datamu digunakan untuk hal yang tidak diinginkan atau hal hal yang berbahaya. Maka untuk mengatisipasi hal ini agar tidak sampai terjadi, tidak cukup dengan melakukan cara di atas saja. Kamu juga perlu melakukan pengamanan akun Gmail dengan menggunakan fitur Verifikasi Dua Langkah. Fitur ini juga disebut dengan two factor authentication, 2FA.

Jika kamu menggunakan cara ini, maka peretas akan membutuhkan enam akun digit yang berisi angka acak untuk dikirim pada apkikasi auntentikasi. Untuk mengaktifkan fitur ini, maka kamu perlu mengkases lama keamanan akun Gmail terlebih dahulu. Baru kemudian, klik pada tombol “ 2-Step Verification. Selanjutnya, kamu bisa memilih cara angkat acak agar bisa muncul pada perangkat. Dengan begitu, kamu sudah menerapkan cara mengamankan akun Gmail.

Tips mengamankan akun gmail sangat mudah untuk dilakukan dan tidak membutuhkan waktu yang cukup lama. Cara ini memang tergolong sederhana namun seringkali diabaikan. Selain menggunakan cara cara tersebut, kamu juga harus menghindari login akun Gmail pada perangkat lain. Apalagi jika kamu mengaksesnya di tempat umum seperti warnet atau jasa print. Pastikan terlebih dahulu bahwa kamu sudah logout akun pada perangkat tersebut.

Read More

5 Aplikasi Video Conference Terbaik, Untuk Kelancaran Work From Home

Aplikasi Video Conference Terbaik

Sejak pandemi virus Corona mulai mewabah di Indonesia, pemerintah menghimbau untuk melakukan Work From Home. Tidak hanya berlaku bagi para pekerja saja, namun juga ruang belajar online untuk para mahasiswa. Ada beberapa aplikasi video conference yang turut andil, untuk mempermudah koordinasi dengan rekan kerja. Tujuannya agar pekerjaan tetap berjalan sesuai alurnya. Berikut rekomendasi aplikasi yang bisa anda gunakan, simak disini.

Daftar Aplikasi untuk Rapat dari Rumah

1. Google Hangouts Meet

Seperti biasa Google selalu memfasilitasi kemudahan online, bagi para penggunanya. Termasuk aplikasi video conference, yang memungkinkan anda untuk berkomunikasi dengan rekan kerja. Aplikasi ini bekerja secara efektif dan maksimal, serta mampu melibatkan hingga 350 peserta dalam forum. Platform aplikasi ini pun dapat menyiarkan live streaming, dan ditonton 100 ribu penonton.

Sayangnya untuk bisa memanfaatkan beberapa fitur yang tersedia, anda harus berlangganan layanan G Suite. Sedangkan bagi pengguna layanan gratis, hanya bisa menerima panggilan video. Namun semenjak pandemi virus Corona menyebar, dan diberlakukan aktivitas work from home. Google Hangouts Meet menawarkan layanan ini secara gratis, hingga 1 Juli 2020.

2. Skype

Pengguna bisa menggunakan salah satu layanan populer ini secara gratis, dan mengeksplor semua fitur di dalamnya. Tidak perlu khawatir akan kesulitan berkomunikasi, anda cukup memanfaatkan fitur video call. Layanan milik Microsoft ini bisa melakukan video conference, dengan total peserta 50 orang. Anda dan para rekan kerja bisa bergabung sekaligus, dalam sebuah sesi percakapan.

3. Cyberlink U Meeting

Aplikasi untuk melakukan video conference ini, tersedia dalam versi gratis dan berbayar. Untuk layanan gratisnya pengguna bisa melakukan group call, dengan jumlah peserta 25 orang. Kemudian tersedia penyimpanan cloud sebesar 2GB, untuk perekaman sesi panggilan video. Sedangkan yang versi berbayar pengguna bisa mengadakan meeting online, dengan kapasitas peserta melebihi 30 orang. Dan yang terpenting aplikasi dilengkapi end to end encryption.

4. Facebook Messenger Desktop

Facebook meluncurkan aplikasi Messengger Desktop, khusus untuk pengguna Windows dan MacBook. Selain melakukan sesi video call, pengguna juga bisa mengirim pesan berupa teks, foto, dan video. Namun aplikasi ini hanya melayani jumlah peserta video terbatas, sejumlah 8 orang saja. Jadi lebih memungkinkan jika berkomunikasi dengan orang-orang tertentu saja. Dan membahas percakapan yang lebih privat, dan bukan ranah pekerjaan yang skala besar.

5. Cisco Webex

Aplikasi video conference Webex pertama kali berdiri tahun 90-an. Kemudian pada tahun 2007 perusahaan Webex diakusisi oleh Cisco. Layanan Cisco Webex cenderung berfokus ke aplikasi bisnis, dan sering digunakan oleh perusahaan besar. Namun sejak pandemi virus corona mewabah, pihak pengembang menyediakan versi gratis. Pengguna bisa membuat panggilan dengan 100 peserta, dengan durasi panggilan lebih dari 40 menit.

Anda juga bisa menggunakan aplikasi Cisco Webex lewat berbagai perangkat. Jika memang tidak perlu melakukan video, tinggal mengaktifkan panggilan audio tanpa gambar. Pengguna bisa mengadakan meeting online disini, dan bertukar pendapat dengan rekan kerja. Tidak perlu khawatir aplikasi harus membayar mahal, karena anda bisa menikmati layanan tersebut secara gratis.

Menindaklanjuti pandemi Covid-19 yang terus menyebar, pemerintah menghentikan segala aktivitas di luar rumah. Kemudian menghimbau semua perusahaan dan institusi, untuk melakukan pekerjaan dari rumah. Dengan adanya berbagai aplikasi video conference, aktivitas work from home bukan lagi menjadi masalah. Pengguna tetap bisa berkomunikasi dengan para rekan kerja, serta menjalankan alur pekerjaan sesuai protokol.

Read More